PANTAU CRIME– Warga Kelurahan Pasar Madang, Kecamatan Kotaagung, dikejutkan oleh temuan mengerikan pada Jumat (28/11/2025) sekitar pukul 11.30 WIB. Sesosok jasad laki-laki tanpa identitas ditemukan tergeletak di dalam sebuah rumah kosong milik warga bernama Jamilah, tepatnya di RT 3 Kelurahan Pasar Madang. Temuan ini sontak memicu kepanikan sekaligus tanda tanya besar di kalangan warga mengenai siapa korban dan apa penyebab kematiannya.
Polsek Kota Agung yang menerima laporan segera bergerak cepat. Personel langsung menuju lokasi untuk melakukan olah TKP, memasang garis polisi, serta memintai keterangan saksi-saksi. Tak berselang lama, tim Inafis Polres Tanggamus turut diterjunkan guna melakukan identifikasi lanjutan dan memastikan kondisi awal jenazah.
Kapolsek Kota Agung, AKP Feriyantoni, S.H., M.H., menjelaskan bahwa penemuan jenazah ini bermula dari laporan warga yang sehari-hari pernah melihat korban dan bahkan memberikan makanan untuknya. Menurut Kapolsek, warga tersebut sempat berinteraksi dengan korban sebelum kematiannya.
“Setelah dicek oleh saksi, korban ternyata sudah tidak bernyawa. Kami langsung mendatangi lokasi setelah menerima laporan warga. Kejadian ini tentu menimbulkan perhatian besar, terlebih karena korban tidak membawa satu pun tanda identitas,” jelas AKP Feriyantoni mewakili Kapolres Tanggamus, AKBP Rahmad Sujatmiko, S.I.K., M.H.
Keterangan saksi menjadi bagian penting dalam mengurai misteri awal kejadian. Saksi bernama Pendi (40) mengatakan bahwa sekitar pukul 09.00 WIB, korban masih hidup dan sempat berbicara sebelum ia memberinya makanan. Namun ketika ia kembali pada pukul 11.30 WIB, tubuh korban sudah kaku dan tidak merespons. Merasa curiga, Pendi memanggil tetangganya, Samini (47), untuk memastikan kondisi korban sebelum akhirnya melaporkannya kepada ketua RT dan polisi.
Hingga saat ini, identitas korban masih belum diketahui. Namun polisi memberikan gambaran ciri-ciri fisik korban: pria bertubuh kurus, berkulit sawo matang, tinggi sekitar 160 cm, dan mengenakan baju abu-abu dengan lengan berwarna biru. Informasi ini diharapkan dapat membantu masyarakat yang mungkin mengenali atau merasa kehilangan anggota keluarga.
Dari hasil awal pemeriksaan tenaga medis, korban diduga memiliki riwayat penyakit sesak napas (asma) dan TBC. Kondisi tersebut diduga kuat menjadi pemicu kematiannya, meski kepastian penyebab kematian tetap menunggu hasil visum lebih lanjut.
AKP Feriyantoni mengimbau masyarakat yang memiliki informasi terkait korban atau kehilangan anggota keluarga dengan ciri serupa agar segera menghubungi Polsek Kota Agung.
“Jenazah sudah kami evakuasi ke RS Batin Mangunang Kota Agung untuk proses identifikasi dan visum. Kami berharap masyarakat dapat membantu jika mengenali ciri-ciri korban,” tegasnya.
Kasus penemuan jenazah tanpa identitas ini kini dalam penanganan Polsek Kota Agung dan Polres Tanggamus. Polisi memastikan akan bekerja cepat dan teliti untuk mengungkap siapa korban sebenarnya dan memastikan penyebab kematiannya, guna menjawab kegelisahan publik yang belakangan semakin meningkat.***






